Jumat, 18 Juli 2014

18 itu Surah Al-Kahf


Jum'at, 18 Juli 2014,  Sebuah surah yang ke 18 yaitu Surah al-Kahf dimana seperti surah-surah lain al-Qur’an memiliki banyak keutamaan.Keutamaan surah al-Kahf  ini  telah banyak riwayat dari Rasulullah Saw dan para Imam Maksum As. Keutamaan itu seperti bahwa terdapat tujuh puluh ribu malaikat yang melepas kepergiannya tatkala diwahyukan; 

Bila melihat dari kandungan tiap ayatnya ajaran-ajaran dan kandungan-kandungan surah ini dimulai dengan puji dan pujaan kepada Allah Swt dan berakhir dengan iman dan amal saleh. Ayat-ayat ini lebih banyak bercerita tentang mabda (hari permulaan), ma’âd (hari akhirat), berita gembira terhadap berbagai karunia dan ancaman terhadap azab-azab kiamat yang membuat surah ini banyak pesan - pesan di dalamnya.

Di antara poin menarik pada surah ini adalah menyinggung tentang tiga kisah: Pertama, kisah Ashab al-Kahf. Kedua, kisah Musa dan Khidir. Dan ketiga, kisah Dzulqarnain.

Pada surah ini kisah yang menyinggung tentang Nabi Musa dan Nabi Khidir (meski nama Khidir tidak disebutkan dalam surah ini), bagaimana Nabi Musa As di hadapan perbuatan-perbuatan yang nampak secara lahir perkasa namun batinnya penuh mengandung kemaslahatan tidak mampu bersabar, namun setelah menerima pelbagai penjelasan Nabi Khidir terhadap kedalaman masalah ia menyatakan penyesalannya.

Bagian lain dari surah ini adalah kisah Dzulqarnain, bagaimana ia melewati dunia timur dan barat, berhadapan dengan pelbagai kaum yang memiliki tradisi dan kebiasaan yang berbeda-beda dan pada akhirnya dengan bantuan sekelompok orang bangkit melawan konspirasi Ya’juj dan Ma’juj dan membuat benteng besi menghadang laju pasukan Ya’juj dan Ma’juj.

Demikian juga di antara kisah surah ini adalah kisah dua orang, pertama adalah seorang yang sangat kaya dan sejahtera namun tidak beriman. Dan kedua seorang fakir dan miskin yang beriman, namun ia sekali-kali tidak pernah tunduk dan menyerahkan kemuliaannya di hadapan orang kaya yang tidak beriman tersebut dan selagi mampu, ia memberikan nasihat dan bimbingan kepadanya dan pada akhirnya ia menyatakan kebenciannya terhadap orang itu dan kemenangan berada pada orang miskin tersebut

Sedangkan untuk keutamaan surah Al-Kahf itu sendiri terdapat ketika seseorang membacanya pada hari jum'at yang sesuai dengan sabda Rasulullah SAW yaitu: 

 "Barangsiapa membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum’at, maka akan dipancarkan cahaya untuknya di antara dua Jum'at."(HR. Al-Hakim: 2/368 dan Al-Baihaqi: 3/ -249. Ibnul Hajar mengomentari hadits ini dalam Takhrij al-Adzkar, “Hadits hasan.” Beliau menyatakan bahwa hadits ini adalah hadits paling kuat tentang surat Al-Kahfi. Syaikh Al-Albani menshahihkannya dalam Shahih al-Jami’, no. 6470)

Dari Ibnu Umar radhiyallahu'anhuma, berkata: Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam bersabda, yang artinya: “Siapa yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum’at, maka akan memancar cahaya dari bawah kakinya sampai ke langit, akan meneranginya kelak pada hari kiamat, dan diampuni dosanya antara dua jumat.”

Dalam pembahasan yang lain juga ketika membaca surah Al-kahf ini pada hari jum'at maka Allah Swt mengampuninya hingga Jum’at berikutnya dan barang siapa yang membaca surah al-Kahf pada setiap malam Jum’at maka ia mati syahid ketika meninggal dunia dan kelak dibangkitkan dengan para syahid dan masih banyak lagi keutamaan yang lain.

Melihat keutamaannya sangatlah dianjurkan untuk membaca surah ini pada hari jum'at termasuk pada hari ini yang juga bertepatan pada hari ini "Jum'at 18 Juli 2014" untuk surah ke 18 "Surah Al-Kahf" 
"Barangsiapa membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum’at, maka akan dipancarkan cahaya untuknya di antara dua Jum'at." (HR. Al-Hakim: 2/368 dan Al-Baihaqi: 3/249. Ibnul Hajar mengomentari hadits ini dalam Takhrij al-Adzkar, “Hadits hasan.” Beliau menyatakan bahwa hadits ini adalah hadits paling kuat tentang surat Al-Kahfi. Syaikh Al-Albani menshahihkannya dalam Shahih al-Jami’, no. 6470) - See more at: http://www.voa-islam.com/read/ibadah/2011/02/03/13112/keutamaan-membaca-surat-alkahfi-pada-hari-jumat/#sthash.G9FJtsoE.XWoQO4rs.dpuf
Barangsiapa membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum’at, maka akan dipancarkan cahaya untuknya di antara dua Jum'at." (HR. Al-Hakim: 2/368 dan Al-Baihaqi: 3/249. Ibnul Hajar mengomentari hadits ini dalam Takhrij al-Adzkar, “Hadits hasan.” Beliau menyatakan bahwa hadits ini adalah hadits paling kuat tentang surat Al-Kahfi. Syaikh Al-Albani menshahihkannya dalam Shahih al-Jami’, no. 6470) - See more at: http://www.voa-islam.com/read/ibadah/2011/02/03/13112/keutamaan-membaca-surat-alkahfi-pada-hari-jumat/#sthash.G9FJtsoE.XWoQO4rs.dpuf
Barangsiapa membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum’at, maka akan dipancarkan cahaya untuknya di antara dua Jum'at." (HR. Al-Hakim: 2/368 dan Al-Baihaqi: 3/249. Ibnul Hajar mengomentari hadits ini dalam Takhrij al-Adzkar, “Hadits hasan.” Beliau menyatakan bahwa hadits ini adalah hadits paling kuat tentang surat Al-Kahfi. Syaikh Al-Albani menshahihkannya dalam Shahih al-Jami’, no. 6470) - See more at: http://www.voa-islam.com/read/ibadah/2011/02/03/13112/keutamaan-membaca-surat-alkahfi-pada-hari-jumat/#sthash.G9FJtsoE.XWoQO4rs.dpuf